jump!

on the way to Istanbul from Bursa (Summer 2010) Ternyata tidak hanya di pelabuhan Merak dan Bakauheni yang ada coin diver nya.  Langit biru yang tampan, dan juga coin diver yang tidak kalah tampan.  I couldn’t be happier. 🙂   Advertisements

.

Berharap, menemukanmu saat kembali ke ibu kota, atau di mana saja yang bisa kita sebut rumah. Saya mungkin  hanya sudah teramat tak sabar, menghabiskan waktu-waktu bersamamu di masa yang akan datang.

di setiap penghujung hari

Mungkin nantinya, yang paling saya inginkan di setiap penghujung hari adalah nyamannya pelukmu. Di saat kita mengucapkan selamat tinggal kepada hangatnya senja yang jingga berdua. Mungkin nantinya, yang paling saya inginkan di setiap penghujung hari adalah mendengar lelucon dan derai tawamu. Meski sering kali saya butuh waktu untuk mengimbangi kecepatanmu bicara. Mungkin nantinya, yang paling… Read More di setiap penghujung hari

setelah pukul 1 pagi

Dan saya bertanya – tanya, kapan terakhir  menulis tentangmu. Bukannya lupa, karena kamu tahu persis betapa dirimu sangat dirindukan. Dan ada kalanya saya tidak berhenti mengutuki jarak dan waktu yang membentang di antara kita. Yang mampu mengaburkan tawa dan menguapkan air mata. Saat keberadaanmu sangat dibutuhkan melebihi segala. Lalu biasanya saya teringat teduhnya matamu, juga… Read More setelah pukul 1 pagi